KPU: DPT Jabar 32,8 Juta Orang

Senin, 11 September 2017, 07:00:00 WIB - Peristiwa

Seniman Taufik (kiri) dan Matdon (kanan) melakukan aksi seni pertunjukkan bakal calon Gubernur dan Wagub Jabar di depan Gedung Sate Bandung, Jawa Barat, Rabu (30/8). Dalam aksinya dua seniman ini mengajak politisi dan rakyat berpikir jernih menjelang Pilkada Jabar. (ANTARA)

JAKARTA, GRESNEWS.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam Pilgub Jabar 2018 mendatang berjumlah 32.809.057 orang. Jumlah DPT ini berkurang sekitar satu juta orang dari DPT pada Pilgub Jabar 2013. Penetapan jumlah DPT itu dilakukan dalam rapat pleno KPU Jabar pada Minggu, (10/9).

Ada tiga hal yang ditetapkan dalam rapat pleno tersebut. Pertama adalah penetapan hari pemungutan suara yang jatuh pada Rabu 27 Juni 2018.

"Kedua soal penetapan rekapitulasi DPT pemilu terakhir sebagai calon perseorangan. Dan ketiga adalah penetapan minimal dukungan untuk calon yang diusung oleh partai. Jumlah DPT berkurang dari Pilgub Jabar sekitar satu juta pemilih, itu karena pemutakhiran data e-KTP, " ucap Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat usai memimpin rapat pleno.

Dari hasil rapat disepakati, seseorang bisa mencalonkan dari jalur perseorangan setelah mendapat dukungan 6,5 persen dari jumlah DPT 32.809.057 yakni 2.132.589 orang. Dukungan tersebut minimal tersebar di 14 kabupaten dan kota se-Jabar.

Untuk pasangan yang diusung dari partai politik harus mendapat 20 persen kursi di DPRD Jabar. "Sekarang ada 100 kursi berarti minimal 20 kursi. Tapi kalau berdasarkan jumlah suara sah perolehan parpol di DPRD adalah 25 persen dari 20.305.874 suara sah atau 5.076.469 suara," kata Yayat.

Setelah ditetapkan angka tersebut maka kini KPU Jabar akan mulai melakukan sosialisasi kepada partai politik termasuk membuka informasi pada siapa saja calon yang akan maju dari jalur perseorangan atau independen. (dtc/mag)

Komentar