Dana bencana yang harusnya menolong korban, justru berubah jadi mobil mewah. Satu per satu kini disita.
KPK kembali menyita satu unit mobil BMW milik tersangka Richard Erlangga, Tenaga Ahli Kepala BNPB sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen, Jumat 23 oktober—menambah total kendaraan yang disita jadi empat unit.
Sebelumnya, penyidik juga menyita mobil listrik AION, BYD Atto 3 Superior, dan satu BMW lagi saat menggeledah rumah tersangka Bima Setiawan, adik kandung eks Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan temuan ini akan terus dianalisis untuk memperkuat alat bukti.
Meski rumahnya digeledah dan adiknya sudah ditahan, Suharyanto sendiri sampai sekarang belum ditetapkan sebagai tersangka—status yang terus ditunggu publik di tengah deretan aset mewah yang terus bermunculan.
Uang untuk korban bencana ternyata bisa berubah wujud jadi logo-logo mobil mewah yang terparkir rapi di garasi pribadi.
