Tujuh pejabat proyek jalan langsung ditahan. Tapi satu nama besar yang berulang disebut di persidangan masih bebas.
KPK menahan tujuh dari delapan tersangka baru kasus korupsi proyek jalan Sumatera Utara, Kamis 22 Oktober—termasuk eks Kepala BBPJN Sumut, Stanley Cicero Haggard Taupattinaja, yang diduga menerima Rp300 juta.
Kedelapan tersangka dijerat pasal gratifikasi dan suap. Hanya Dicky Erlangga yang belum ditahan karena mangkir dari pemeriksaan. Di tengah ini, muncul kritik: KPK dinilai "tebang pilih"—belum memanggil Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, meski namanya berulang disebut dalam persidangan.
Ironisnya, yang ditahan justru para pelaksana lapangan—sementara nama yang disebut memberi izin langsung atas proyek-proyek ini masih menunggu panggilan yang entah kapan datang.
Keadilan yang hanya menyentuh yang di bawah, sering terasa seperti hukum yang berhenti tepat di depan pintu kekuasaan.
