Staf KPK Sendiri Diduga Bocorkan Info demi Bantu Bupati Pemalang Atur Perkara!

Orang yang bekerja di dalam lembaga antikorupsi sendiri, justru diduga membocorkan rahasia penanganan perkara.

KPK memeriksa Ketua DPD II Partai Golkar Pemalang, Nur Azmi Wicaksono, sebagai saksi kasus pemerasan yang menjerat Bupati Pemalang nonaktif, Anom Widiyantoro, Kamis 22 oktober.

Kasus bermula dari OTT 28 Juli: Anom bersama orang kepercayaannya, Mohamad Haris, diduga memeras jajaran pemda dan swasta hingga terkumpul Rp1,98 miliar. Yang bikin geleng kepala: anggota Brimob Polri yang diperbantukan sebagai staf administrasi KPK sendiri, Iptu Setya Budi Dias, diduga membocorkan informasi penanganan perkara.

Penyidik kini mendalami lebih jauh dugaan praktik jual-beli jabatan di Pemkab Pemalang—artinya, kasus pemerasan yang terbongkar ini mungkin cuma puncak dari gunung es yang lebih besar.

Lembaga yang dipercaya menjaga rahasia penegakan hukum, ternyata juga bisa punya celah bocor dari dalam tubuhnya sendiri.