74 kilogram emas. Uang tunai ratusan miliar. Dan satu nama jaksa yang dulu paling ditakuti koruptor.
Febrie Adriansyah, mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, kini duduk sebagai tersangka TPPU di ruang yang dulu ia kuasai. Tim 9 Kejaksaan Agung terus memburu jejak uangnya.
Tujuh saksi dipanggil, dari PT TBI, dari Bank Indonesia, hingga komisaris PT BBBU berinisial RC. Semua ditelusuri untuk satu tujuan: melacak ke mana aliran dana hasil diduga korupsi itu mengalir dan mengendap. Bank Indonesia bahkan diperiksa soal SOP money changer, diduga jadi salah satu jalur pencucian.
Yang membongkar kasus ini justru bukan KPK, tapi institusi tempat Febrie dulu berkuasa penuh Kejaksaan Agung sendiri.
Predator terbesar sering bersembunyi bukan di luar sistem, tapi di jantungnya.
