Satu Meja, Satu Keluarga Satu Kota Wajah Nepotisme di Bima

Bayangkan 87 pejabat dilantik bersamaan. Tiga di antaranya, satu rumah dengan sang wali kota.

Aula Maja Labo Dahu, Kota Bima. Rabu siang. Tangan Wali Kota Aji Man menjabat satu per satu pejabat baru. Lalu istrinya sendiri maju, resmi jadi Sekretaris Dinas Kesehatan. Iparnya menyusul, memimpin Bagian Umum Setda. Sepupunya, kini pemegang kunci Pengadaan Barang dan Jasa, jantung anggaran kota.

Modusnya rapi: dibungkus "mekanisme kepegawaian", dipoles kata "kompetensi". Jubir Pemkot Bima Muhammad Hasyim tegas membantah ada keistimewaan. Tapi warga bertanya-tanya, dari ratusan ASN Bima, kenapa harus keluarga sendiri yang naik?

Aturan bilang boleh. Tapi kepercayaan publik tak pernah tanya soal boleh atau tidak. Di negeri ini, keluarga tak cuma diwariskan darah tapi juga jabatan, proyek, dan kekuasaan. Dan rakyat cuma kebagian menyaksikan dari luar pagar.