Bagaimana mungkin anggaran yang sudah ditolak tetap bisa cair? Siapa yang sebenarnya mengendalikan manusia, atau sistem?
Di balik angka Rp335 triliun, ada satu celah kecil tapi cukup untuk membobol semuanya. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengaku sudah menolak pembelian motor listrik untuk Badan Gizi Nasional sejak tahun lalu. Jelas. Tegas. Tidak perlu.
Tapi anehnya pengadaan itu tetap lolos. Bukan lewat pintu depan melainkan lewat celah yang tak terlihat. Software Direktorat Jenderal Anggaran yang seharusnya jadi benteng terakhir justru jadi jalan tikus.
Anggaran “aneh” lolos tanpa alarm. Tanpa curiga. Tanpa perlawanan. Sementara itu, program Makan Bergizi Gratis terus berjalan. Rp55,34 triliun sudah terserap. 61,8 juta penerima bergantung pada sistem yang… ternyata bisa ditembus.
Yang lebih mengejutkan bukan cuma sistemnya yang bocor. Tapi kepercayaan itu sendiri. Karena saat manusia menyalahkan teknologi siapa yang sebenarnya sedang kita lindungi?
