Jawaban Jokowi hanya satu kalimat pendek. Tapi eks Wamenlu Dino Patti Djalal menulis satu draf pernyataan lengkap untuknya.
Jumat 6 november, mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal menilai tanggapan Presiden ke-7 Joko Widodo soal dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto "sangat lemah dan normatif", berbeda dari Istana dan sejumlah partai yang menunjukkan keprihatinan.
Jokowi sebelumnya hanya berkata singkat: semua menghormati proses hukum, tunggu saja. Dino lalu menyusun draf di X: Jokowi diusulkan mengaku "sangat shock", mengecam Listyo Sigit, menyebutnya pengkhianatan, dan mendesak Polri mengusut konspirasi yang lebih luas.
Dino menutupnya dengan satu syarat: gunakan draf itu jika Jokowi yakin berada di pihak yang benar.
Satu kalimat singkat bisa dibaca sebagai kehati-hatian atau sebagai jarak, dan publik berhak menunggu jawaban yang lebih jelas.
