Video lama ini tiba-tiba viral lagi. Isinya: seorang konglomerat menyopiri langsung petinggi bank yang kini kucurkan kredit jumbo untuknya.
Video yang memperlihatkan Haji Isam menyopiri sejumlah pejabat Bank Mandiri—termasuk eks Direktur Utama Darmawan Junaidi dan Direktur Utama saat ini, Riduan—kembali viral di tengah sorotan publik atas kredit jumbo yang diterima kelompok usahanya.
Sumber internal menyebut Haji Isam dan korporasinya nasabah prioritas Bank Mandiri dengan saldo rata-rata bulanan puluhan miliar rupiah. Kedekatan ini mencuat lagi setelah PT Jhonlin Baratama memperoleh kredit dari bank yang sama untuk akuisisi 30,25 persen saham PT Bayan Resources senilai Rp26,1 triliun.
Bank Mandiri menegaskan proses kredit sudah sesuai tiga pilar penilaian OJK—tapi video dan status nasabah prioritas ini bikin publik sulit membedakan mana keputusan bisnis murni, mana yang terbantu kedekatan personal.
Relasi personal jauh lebih sulit dijelaskan lewat laporan keuangan, padahal justru di situlah pertanyaan publ
