Menteri Terbaik Malah Dicopot, Menteri Terburuk Rangkap Jabatan!

Menteri dengan skor kinerja terbaik justru sudah dicopot. Menteri dengan skor terburuk malah pegang dua jabatan sekaligus.

Survei Rapor 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran yang dirilis Center of Economic and Law Studies bersama Kabinet Bayangan, Minggu (11/10), menempatkan eks Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di posisi teratas kinerja terbaik dengan skor 291—meski survei itu dilakukan sebelum ia dicopot lewat reshuffle

Kemenkeu September lalu. Di ujung sebaliknya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menempati posisi terburuk dengan skor minus 159, lebih rendah dari Menteri HAM Natalius Pigai dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira, menyebut Bahlil "menteri terburuk nomor satu"—sama seperti tahun lalu.

Ironisnya, Bahlil justru diberi tambahan jabatan sebagai Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi—rangkap jabatan yang bikin publik bertanya: apa standar sebenarnya untuk menilai siapa layak dipertahankan?

Kinerja terbaik rupanya tak jadi jaminan bertahan—ta