Petani Fiktif, Uang Nyata: Bank BRI Digelapkan Rp922 Miliar Lewat Kredit Sawit!

Ratusan petani sawit hanya nama di atas kertas. Uangnya nyata Rp922 miliar raib dari kas Bank BRI.

Delapan mantan pejabat strategis Bank BRI termasuk Kuswiyoto Ak dan Susy Liestiowaty dari Divisi Agribisnis duduk di kursi terdakwa di Pengadilan Tipikor Palembang. Modusnya rapi: kredit kebun sawit diajukan atas nama ratusan petani plasma yang bahkan tak tinggal di desa itu.

Daftar nominatif petani baru dibuat setelah dana cair. Laporan keuangan perusahaan disulap utang disamarkan jadi ekuitas, biar rasio kredit terlihat aman di mata bank. Dana mengalir deras ke PT Buana Sriwijaya Sejahtera dan PT Sri Andal Lestari, memperkaya Wilson Sutantio selaku direktur utama keduanya, sementara lahan sawit yang dijanjikan tak pernah seluas yang diklaim di data.

Belasan tahun kredit itu berjalan mulus di buku Bank BRI, sampai satu audit BPK membongkar bahwa kebun sawit sebesar itu ternyata separuhnya cuma ada di atas laporan.

Korupsi bukan soal mencuri langsung, cukup ubah satu baris di laporan keuangan, dan bank negara kehilangan hampir satu triliun.