Rp500 triliun. Setiap tahun, uang sebanyak itu terbang keluar dari Indonesia demi bensin. Presiden Prabowo Subianto pun melempar ultimatum tajam ke seluruh rakyat.
Di panggung peluncuran Motor Listrik Nasional, Kamis (13/8), Prabowo klaim motor listrik hemat minimal 50%, bahkan bisa 70%. Ia sebut Indonesia mengirim dolar Amerika Serikat untuk BBM sampai 30 miliar dolar per tahun, dikonfirmasi ke Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang berdiri di sisinya.
Motor dibanderol Rp13,5 juta, bebas DP. Tapi harga itu belum termasuk baterai yang di pasaran, seperti Polytron Fox R, dibanderol Rp17,5 juta, lebih mahal dari motornya sendiri.
Dan kalau baterai itu habis di jalan? Stasiun pengecasan masih langka, sementara isi ulang penuh butuh berjam-jam bukan lima menit seperti isi bensin.
"Rasain sendiri," katanya. Tapi siapa yang rasain kalau motor mogok tengah jalan, jauh dari colokan?
