Beras Rakyat Miskin Disunat Rp221 Miliar: Nama Besar di Baliknya Bikin Geger

Beras untuk keluarga miskin, harusnya sampai ke tangan mereka. Tapi triliunan rupiah malah nyangkut di kantong segelintir orang!

Perum Bulog tawarkan harga Rp113 miliar untuk salurkan bansos beras ke 15 provinsi. Tapi Kemensos malah pilih perusahaan lain dengan harga Rp335 miliar! Selisihnya? Menguap entah ke mana.

KPK sebut dalangnya Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo alias Rudy Tanoe, Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik, bersama Edi Suharto, eks Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos, dan Kanisius Jerry Tengker, mantan Direktur Utama PT Dosni Roha Logistik.

Lebih parah lagi: beras itu diduga cuma sampai kelurahan tak pernah tembus ke tangan keluarga penerima manfaat yang sebenarnya! Ironisnya, hari ini KPK justru periksa pejabat Bulog sendiri, Epi Sulandari, Kepala Divisi Hubungan Kelembagaan sebagai saksi yang tahu persis harga jujur yang diabaikan.

Menjelang hari kemerdekaan ini sejatinya penyelamat rakyat bukan pahlawan bersenjata, tapi angka jujur di atas kertas yang sayangnya, diduga sengaja dikalahkan oleh angka yang lebih menguntungkan segelintir orang.