Amplop bertulis inisial "PGH" itu bukan angpau lebaran. Isinya diduga jutaan rupiah pelicin dari importir ke kantong pejabat negara.
Iskandar HP Sitorus, kuasa non-litigasi PT Blueray Cargo, kembali diperiksa KPK. Kali ini soal aliran uang ke oknum Ditjen Bea Cukai.
Namanya disandingkan dengan Gatot Heroe Hernanda, Kepala Bea Cukai Kediri, yang diduga menerima suap hingga Rp3,2 miliar. Modusnya: barang impor "diistimewakan" lewat jalur aman, bebas dari pemeriksaan ketat, asal amplop terus mengalir.
Katanya uang itu untuk kelancaran administrasi — padahal yang lancar cuma barang selundupan yang lolos tanpa diperiksa.
Di pelabuhan, yang disegel cuma peti kemas. Yang bebas berkeliaran justru pejabatnya.
