Diduga Didanai Asing?! Kabinet Bayangan Feri Amsari Digoyang Isu Pengkhianatan

15 menteri tanpa istana, tanpa mandat rakyat tapi katanya, dibiayai asing?

Feri Amsari, pengajar hukum tata negara Universitas Andalas, bentuk Kabinet Bayangan. Bukan kudeta. Bukan rebutan kursi. Cuma alat kontrol lewat "man-to-man marking" satu menteri bayangan, satu menteri sungguhan, saling awasi.

Tapi tuduhan datang cepat. Prihandoyo Kuswanto, Ketua Pusat Studi Rumah Pancasila, menuding: ini bukan oposisi, ini agen asing. Ia desak PPATK telusuri arus uang. "Rakyat berhak tahu, uangnya dari mana?" Publik mulai ragu. Siapa yang sebenarnya bermain di balik layar?

Padahal Feri sudah bicara duluan dananya cuma dari urunan sendiri, bukan asing, bukan korporasi, dan kabinet ini justru lahir dari 123 usulan rakyat biasa.

Lazimnya tuduhan lebih cepat viral daripada klarifikasi. Dan yang diragukan bukan uangnya, tapi keberaniannya untuk mengawasi.