Koperasi "Untuk Rakyat" Ini Malah Jauh dari Rakyat?

Sebuah video viral menunjukkan koperasi desa berdiri sendirian di kaki Gunung Ciremai jauh dari rumah warga mana pun. Publik bertanya: untuk siapa sebenarnya koperasi ini dibangun?

Netizen ramai-ramai mempertanyakan lokasi Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih itu. Terpencil. Sepi. Nyaris tak terjangkau warga biasa. Muncul kecurigaan: apakah proyek ini benar-benar untuk rakyat kecil, atau sekadar formalitas program yang dipaksakan ke pelosok?

Kepala Staf Presiden Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman langsung angkat bicara membantah tudingan itu. Menurutnya, lokasi tiap Kopdes ditentukan berdasarkan usulan kepala desa setempat, bukan asal tunjuk.

Yang jadi soal, jika lokasinya memang usulan kepala desa, mengapa warga di sekitar Ciremai justru mengaku baru tahu soal koperasi ini lewat video viral, bukan lewat sosialisasi resmi?

Koperasi untuk rakyat, tapi rakyatnya baru tahu dari media sosial. Ironis, bukan?