4 ORANG DIBORGOL KPK! Modus `Penunjukan Langsung` Bikin Negara Rugi Miliaran

Kontrak Rp 263 miliar. Kerugian negara Rp 15,6 miliar. Dan semuanya bermula dari satu kata sakti: "penunjukan langsung."

Kamis malam, Gedung Merah Putih KPK. Empat orang keluar ruang pemeriksaan pukul 20.39 WIB, rompi oranye, tangan diborgol. Mereka adalah Untung Hadi Santoa, eks Direktur Pemasaran PT Jasindo; Eko Yuni Triyanto, eks Manajer Manajemen Risiko PT Pelni; Yohanes Priyo Iriantono, Direktur PT Inovasi Vahana Indonesia; dan Zulchaibar, Komisaris PT Nusantara Proteksi Mandiri.

Modusnya: proyek asuransi perkapalan Pelni tahun 2015-2020 ditunjuk langsung ke Jasindo, tanpa lelang terbuka, dengan komisi mengalir ke pihak-pihak tertentu. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo pastikan penahanan 20 hari. Zulchaibar justru pasrah di depan media: dirinya mengaku taat aturan dan tak keberatan ditahan.

Yang bikin ngeri bukan nominalnya tapi betapa "wajarnya" praktik ini berjalan selama lima tahun tanpa dicurigai.

Korupsi paling berbahaya bukan yang mencolok. Tapi yang dibungkus prosedur resmi.