Seorang mantan panitera pengadilan buka suara. Ia mengaku pernah jadi kurir uang — ke kantor pengacara paling tersohor di negeri ini.
Namanya Bonar Marpaung, mantan Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Tahun 2011, PT Kertas Nusantara diajukan pailit ke Pengadilan Niaga. Hotman Paris Hutapea sempat jadi kuasa hukumnya — lalu tiba-tiba mundur, minta stafnya pindah kantor. Bonar mengaku dialah yang mengantar uang itu, bukan ke pengacara yang tampil di sidang, tapi langsung ke kantor Hotman.
Ia menyimpan foto sebagai bukti — karena tak pernah diberi tanda terima. "Kalau memang pengacara hebat," katanya, "masa dia merekayasa perkara?" Tuduhan ini sudah beredar tiga hari. Hotman Paris? Diam. Tak sepatah kata pun klarifikasi.
Pengacara yang biasanya paling cepat bicara di depan kamera, kini justru paling lama bungkam saat namanya sendiri yang dipertanyakan.
Di ruang sidang, kebenaran kadang kalah sama amplop. Di ruang publik, diam kadang lebih berisik dari sangkalan.
