Sehari. Cuma butuh sehari bagi Presiden Prabowo Subianto mengganti kursi Kepala Badan Gizi Nasional. Naniek Sudaryati Deyang mundur—dan dia sendiri yang bilang: "trauma akut" soal uang.
Baru satu bulan empat belas hari menjabat. Alasan resmi: jantung, second opinion ke luar negeri. Tapi satu kalimat bercandanya menohok: dia sanggup mengawasi asal tidak pegang anggaran lagi. Prabowo, katanya, "prihatin dan kasihan." Sore itu juga, Sudaryono dilantik. Tak ada jeda. Tak ada evaluasi.
Yang pensiun bukan jabatannya—yang pensiun cuma tanda tangannya di atas kertas anggaran.
Di republik ini, mengundurkan diri bisa naik pangkat jadi Ketua Dewan Pengawas. Rakyat cukup dikasih emoji ha-ha.
