SATU RUMAH, DUA NASIB! Don Ritto Dirompi Pink, Febrie Adriansyah Bebas Publik Curiga Ada yang Ditumbalkan

Emas 74 kilogram. Dolar berkoper-koper. Semua katanya "punya yayasan"—yayasan yang baru disebut namanya setelah brankas itu ketahuan.

Sentul digeledah, sitaan mengejutkan penyidik sendiri. Rumah itu terdaftar pernah jadi milik Febrie Adriansyah, eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, kini tersangka korupsi dan TPPU kasus Asabri.

Tapi begitu emas dan dolar ditemukan, kuasa hukum Don Ritto langsung tampil: rumah dipinjam sejak 2023, katanya untuk yayasan santri Papua-Maluku. Publik bertanya wajar kenapa penjelasan soal fungsi rumah baru muncul setelah penggeledahan, bukan sebelumnya?

Sementara itu, Don Ritto duduk di rutan berompi pink. Febrie, pemilik nama besar di rumah itu, masih bebas berjalan tanpa borgol. Yang dipertanyakan bukan soal siapa pemilik emasnya tapi kenapa yang diborgol justru bukan yang namanya tertulis di sertifikat rumah, Febrie Adriyansyah.

Kalau kebenaran butuh yayasan untuk bersembunyi, siapa sebenarnya yang sedang diselamatkan?