KPK Kejar Bukti di Jakarta dan Bali! Ada Apa Di Balik Kasus Silmy Karim?

Kenapa selembar izin tinggal bisa bernilai lebih mahal dari yang tertulis di atas kertas? Dan bagaimana jika harga itu dibayar diam-diam?

KPK bergerak dari Jakarta hingga Bali memburu bukti baru dalam kasus yang menjerat Silmy Karim, mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan sekaligus mantan Direktur Jenderal Imigrasi.

Penyidik menduga terjadi praktik pemerasan dan gratifikasi dalam pengurusan izin tinggal warga negara asing. Modusnya diduga melalui pungutan ilegal kepada pemohon KITAS dan KITAP, dengan memanfaatkan kewenangan dalam proses keimigrasian.

Tak hanya Silmy. KPK juga menetapkan sejumlah pejabat imigrasi sebagai tersangka, termasuk Saffar Muhammad Godam, mantan Plt Dirjen Imigrasi, Jaya Saputra, Kepala Kanwil Imigrasi Jawa Barat, dan Ronald Arman Abdullah, Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat.

Semakin jauh penyidik mencari bukti, semakin terlihat bahwa yang diperjualbelikan mungkin bukan dokumen imigrasi—melainkan akses terhadap kekuasaan itu sendiri.