Bagaimana jika miliaran rupiah tidak hilang karena dicuri, tetapi karena angka di atas kertas berubah? Dan bagaimana jika yang disorot bukan perusahaan kecil, melainkan raksasa sawit Indonesia?
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap dugaan praktik under invoicing dalam ekspor CPO. Nama PT Salim Ivomas Pratama Tbk, Wilmar International, dan Musim Mas Group ikut disebut dalam temuan awal yang sedang ditelusuri pemerintah.
Namun hingga kini, proses dugaan under invoicing tersebut masih dalam tahap investigasi dan belum menjadi putusan pengadilan. Di tengah sorotan publik, satu pertanyaan terus menggema: apakah ini hanya persoalan administrasi, atau ada cerita yang jauh lebih besar di balik angka-angka ekspor?
Kadang yang paling menakutkan bukan ketika sebuah nama disebut bersalah, melainkan ketika semua orang mulai menghitung angka yang sebelumnya tak pernah mereka pertanyakan.
