Kenapa pemeriksaan seorang wakil bupati justru membuat tanda tanya semakin besar? Di balik angka miliaran rupiah, ada dugaan uang rakyat yang mengalir lewat celah aturan.
Penyidik mengusut dugaan korupsi tunjangan perumahan dan transportasi DPRD Indramayu yang ditaksir merugikan negara sekitar Rp18 miliar. Nama Syafrudin, kini Wakil Bupati Indramayu, ikut diperiksa karena saat dugaan itu terjadi ia menjabat Ketua DPRD.
Bersama dua mantan Sekretaris DPRD, Aep Saepudin dan Maman Kostaman, penyidik menelusuri modus penetapan besaran tunjangan yang diduga tidak sesuai ketentuan hingga uang negara mengalir ke kantong para penerima. Dokumen dan barang bukti elektronik telah disita, sementara penyidikan terus berkembang.
Kalau uang rakyat benar dipakai memperkaya pejabat, yang runtuh bukan cuma karier, tapi juga sisa kepercayaan publik.
