Kenapa antrean haji bisa begitu panjang, tetapi kuota khusus justru diduga bisa diatur? Di saat jutaan orang menunggu giliran bertahun-tahun, ada yang diduga memperjualbelikan kesempatan suci.
KPK resmi menahan Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour), Ismail Adham, dan mantan Ketua Umum Asosiasi Kesturi sekaligus Komisaris PT Raudah Eksati Utama, Asrul Azis Taba.
Keduanya diduga terlibat dalam pengaturan kuota haji khusus 2023–2024 dengan memberikan uang kepada pihak tertentu demi mendapatkan jatah kuota. Penyidik juga mendalami dugaan aliran dana dan keuntungan tidak sah yang disebut mencapai puluhan miliar rupiah, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Kasus ini bukan sekadar soal uang, tetapi soal harapan jutaan calon jemaah yang rela menunggu belasan hingga puluhan tahun. Jika ibadah dijadikan celah mencari keuntungan, maka pengusutan harus berjalan sampai aktor terakhir, agar keadilan tidak ikut tertinggal di ruang tunggu keberangkatan
