Kenapa Uang Rupiah, Dolar, dan Riyal Diduga Mengalir ke Bupati Muara Enim?

Kenapa sebuah proyek pendidikan bisa berujung pada tumpukan uang tunai dan rekening yang disita KPK? Di balik anggaran untuk sekolah, muncul dugaan permainan yang membuat publik bertanya-tanya.

KPK menetapkan Bupati Muara Enim Edison sebagai tersangka dalam dugaan korupsi pengadaan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim. Modus yang diungkap sementara adalah dugaan penerimaan uang dari proses pengadaan yang melibatkan pihak swasta.

Dalam OTT tersebut, penyidik mengamankan uang tunai dalam rupiah, dolar, dan riyal, serta menyita sejumlah saldo rekening yang diduga menjadi tempat penampungan penerimaan tersebut. Total barang bukti yang diamankan hampir mencapai Rp2 miliar.

Ironisnya, perkara ini berawal dari proyek yang seharusnya membangun masa depan anak-anak lewat pendidikan. Kini, yang diuji justru integritas para pejabatnya. Publik menunggu pengusutan tanpa pandang bulu, karena setiap rupiah yang diduga disalahgunakan adalah hak masyarakat yang harus dipertanggungjawabkan.