Rp6,38 Triliun Masuk ke GoTo, Kini Tinggal Saham Gocap! Ke Mana Perginya Uang Itu?

Bayangkan menaruh Rp6,38 triliun ke sebuah perusahaan. Lalu sahamnya turun di kisaran Rp50-an per lembar. Apa yang sebenarnya terjadi? Bermula ketika Telkomsel menggelontorkan investasi Rp6,38 triliun ke GoTo. Saat itu, ekonomi digital dipromosikan sebagai masa depan. Narasi dan mimpinya besar.

Namun GoTo terus bergulat dengan kerugian besar. Harga sahamnya perlahan merosot sampa ke level "saham gocap", di angka Rp50-an. Lalu muncul temuan. Audit BPK mengungkap adanya potensi kerugian mencapai lebih dari Rp4 triliun.

Angka itu bukan sekadar statistik. Itu setara dengan uang publik yang seharusnya dijaga dengan kehati-hatian tinggi.

Di depan Kejaksaan Agung, massa dari Solidaritas Pemuda untuk Keadilan meminta proses investasi dibuka terang-benderang. Mereka ingin tahu siapa pengambil keputusan. Apa pertimbangannya. Dan apa benar dilakukan demi kepentingan perusahaan. Kadang yang mahal bukan kerugian triliunan rupiah, melainkan jawaban yang tak kunjung muncul.