Pagi itu, palu hakim terdengar lebih tajam dari pidato politik mana pun. Empat bulan penjara. Ditahan. Dalam hitungan detik, Wakil Gubernur berubah status jadi terpidana.
Hellyana berdiri di ruang sidang tanpa banyak kata. Sementara di luar, publik mulai bertanya-tanya: bagaimana mungkin kasus tagihan hotel bisa menyeret pejabat sampai ke sel tahanan?
Jaksa bilang penipuan. Hakim menyatakan terbukti. Tapi kuasa hukum menyebut ada kejanggalan. Bukti chat yang disebut dalam dakwaan katanya tak pernah muncul di persidangan.
Di situlah ruang sidang berubah dingin. Karena tiba-tiba kasus ini bukan lagi soal kamar hotel. Tapi soal siapa yang berhasil mengendalikan cerita. Banding pun disiapkan. Pertarungan belum selesai.
Dan ironinya begini… Kadang kekuasaan tidak runtuh karena korupsi miliaran. Tapi karena satu tagihan kecil… yang membuat semua orang saling tutup mulut.
