Rp6,3 Triliun Masuk ke GOTO dan Kini Tinggal Pertanyaan: Siapa yang Tahu dari Awal?

Kalau perusahaan rugi besar kenapa justru disuntik uang triliunan?” Dan yang lebih mengerikan bagaimana kalau semua orang sebenarnya sudah tahu risikonya sejak awal?

Tahun 2020. Saat banyak bisnis dihantam krisis, Telkomsel justru menggelontorkan Rp2,1 triliun ke perusahaan startup yang saat itu mencatat kerugian lebih dari Rp16 triliun. Belum selesai. Setelah merger jadi GOTO, investasi itu malah ditambah lagi sampai totalnya tembus Rp6,38 triliun.

Angkanya terus membesar. Tapi luka di laporan keuangan juga ikut membengkak. Kerugian puluhan triliun. Impairment sampai Rp78 triliun. Dan publik mulai bertanya, ini strategi berani, atau perjudian uang negara?

Kaukus Muda Anti Korupsi mendesak Kejaksaan Agung dan KPK turun tangan. Nama direksi Telkomsel ikut disorot. Karena di balik istilah keren seperti “investasi digital” dan “transformasi teknologi” ada satu hal bahwa uang itu milik rakyat.

Jika aparat serius maka periksa pejabat Telkom, Telkomsel, dan pihak-pihak terkait lain atas keputusan investasi triliunan itu. Kadang, jejak terbesar bukan ada di laporan keuangan tapi di meja tempat keputusan dibuat.