Bayangkan menaruh triliunan rupiah pada sebuah mimpi… lalu menyaksikannya runtuh di depan mata. Ini bukan film bisnis. Ini uang negara. Dan angkanya bikin sesak. Telkomsel pernah percaya GoTo adalah masa depan.
Mereka masuk. Menanam investasi besar. Membeli harapan tentang ekosistem digital raksasa. Tapi waktu berjalan. Harga saham jatuh. Proyeksi meleset. Sinergi yang dijanjikan cuma tercapai sekitar 69 persen. Lalu BPK menemukan potensi kerugian Rp4,7 triliun. Bukan jutaan, miliaran tapi triliunan.
Ironisnya, investasi itu dilakukan saat perusahaan yang diinvestasi masih mencatat rugi jumbo. Dan sejak IPO, kerugiannya malah terus membengkak. sejak awal. Tapi mungkin masalah terbesar bukan soal uang yang hilang.
Melainkan fakta bahwa di dunia korporasi, kadang keputusan paling mahal lahir bukan karena salah hitung. Melainkan karena terlalu percaya pada cerita tentang “masa depan”.
