MBG Disorot: BGN Habiskan Rp1,39 Triliun Anggaran untuk Kendaraan dan Motor Listrik

Apa jadinya jika program makan anak sekolah berubah jadi teka-teki anggaran? Jawabannya tersembunyi di daftar belanja negara. MBG dirancang memberi makan 82,9 juta penerima manfaat, dengan kebutuhan anggaran menembus Rp116,6 triliun per tahun. Namun sorotan bukan lagi pada niatnya melainkan cara uangnya dibelanjakan.

Data menunjukkan realisasi belanja BGN 2025 mencapai Rp6,2 triliun, tersebar dalam 1.089 paket pengadaan melalui tender, pengadaan langsung, dan e-katalog. Komposisinya memunculkan tanda tanya.

Belanja kendaraan menjadi pos terbesar sekitar Rp1,39 triliun, termasuk pembelian motor listrik bernilai sekitar Rp1,2 triliun. Pembangunan dapur MBG menyerap sekitar Rp1,26 triliun.

Perangkat komputer dan teknologi mencapai Rp830 miliar. Sementara itu, investigasi media juga menyoroti ketidaksesuaian data kapasitas produksi logistik MBG yang memunculkan dugaan perencanaan dan klaim program tidak solid.

Di sinilah ironi muncul. MBG dibuat untuk memperbaiki gizi anak Indonesia. Namun ketika perhatian publik tersedot pada pola belanja dan potensi pemborosan yang sedang diuji bukan lagi kualitas makanan. Melainkan hal lebih mahal dari anggaran triliunan: kepercayaan rakyat terhadap niat baik negara.