Nama Sukanto Tanoto kembali jadi sorotan. Taipan senior ini resmi naik kelas.
Berdasarkan Bloomberg Billionaires Index terbaru, pendiri Royal Golden Eagle itu kini menjadi orang terkaya nomor dua di Indonesia.
Total kekayaannya ditaksir menembus lebih dari 23 miliar dolar AS, atau setara ratusan triliun rupiah. Lonjakan ini terjadi di tengah penguatan sektor energi, pulp and paper, hingga sawit.
Kerajaan bisnisnya membentang dari Asia hingga Eropa. Grup RGE menguasai lini industri strategis—mulai dari APRIL di sektor pulp, Asian Agri di sawit, sampai bisnis energi dan properti global.
Kenaikan aset Tanoto mencerminkan kuatnya sektor komoditas Indonesia, terutama ketika permintaan global kembali menggeliat dan harga energi stabil di level tinggi.
Ia kini hanya berada di bawah Prajogo Pangestu dalam daftar orang terkaya nasional, sekaligus masuk jajaran elite miliarder dunia.
Di satu sisi, ini bukti pengusaha Indonesia mampu bermain di level global. Tapi di sisi lain, pertanyaannya sederhana—apakah lonjakan kekayaan para konglomerat ini juga sejalan dengan kesejahteraan rakyat di bawahnya?
