Dirut Finnet Rakhmad Tunggal Afifuddin Diperiksa KPK, Lalu Berhenti? Kasus EDC BRI Jangan Masuk Mode Senyap
Direktur Utama PT Finnet Indonesia Rakhmad Tunggal Afifuddin sudah diperiksa KPK. Tapi setelah itu kasusnya ikut menghilang.
Ya, dalam perkara dugaan korupsi pengadaan mesin EDC Bank BRI, Direktur Utama Finnet terakhir diperiksa KPK pada Oktober 2025. Sejak saat itu—tak ada update terbuka ke publik.
Padahal proyek EDC ini nilainya sekitar Rp2,1 triliun, dengan dugaan kerugian negara ratusan miliar rupiah. Saksi banyak, uang disita, perusahaan dipanggil—tapi ujungnya belum kelihatan.
Publik mulai bertanya: apakah penyidikan ini masih berjalan, atau sedang diparkir rapi? Jangan sampai kasus besar ini menguap tanpa kejelasan.
Redaksi GresNews telah menghubungi via WhatsApp Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dan Vice President Corporate Secretary PT Finnet Indonesia, Ido Laksono, untuk meminta penjelasan resmi. Namun hingga berita ini disusun, belum ada jawaban.
Publik berhak curiga. Jangan sampai pemeriksaan terhadap Finnet berhenti tanpa kejelasan.
