PENITIPAN HEWAN RAMAI JELANG LEBARAN
Jasa penitipan hewan di Pondok Pengayoman Satwa Ragunan saat menjelang musim liburan atau mudik lebaran biasanya kebanjiran order jasa penitipan hewan.
Gonggongan anjing atau kucing yang mengeong terdengar riuh. Sebagian ada pula yang tertidur di lorong-lorong bangunan bahkan di ruang kantor di Pondok Pengayom Satwa (PPS), di Jl Harsono RM, Ragunan, Jakarta Selatan. Organisasi nonprofit yang sudah berdiri selama 21 tahun itu memang bekerja untuk mengayomi anjing dan kucing yang terlantar, dimana sang pemilik tak mampu lagi untuk mengurusnya.
Terletak sekitar 300 meter dari Kebun Binatang Ragunan, PPS hanya menampung dan memelihara anjing dan kucing. Berdirinya "rumah" bagi anjing dan kucing terlantar itu diprakarsai oleh Ibu Soeprapto (istri Gubernur DKI Jakarta waktu itu). Di sana disediakan berbagai fasilitas untuk hewan-hewan malang itu dan juga fasilitas klinik satwa untuk umum.
Rina (45), seorang relawan penyayang binatang yang bekerja di sana, saat ditemui gresnews.com, beberapa waktu lalu, tampak tengah sibuk menyiapkan susu dan vitamin bagi hewan-hewan terlantar yang ditampung di tempat tersebut. "Sudah tujuh tahun saya jadi volunteer di sini bersama beberapa teman penyayang binatang, kita datang bergantian ke sini," kata Rina kepada gresnews.com.
Rina menambahkan, saat ini ada sekitar 70 ekor anjing dan kucing liar ataupun yang sudah tidak terawat yang ditampung. Sebagian ada yang kondisinya baik namun ada pula yang kondisinya sakit sehingga harus mendapatkan perawatan khusus. "Volunteer tugasnya hanya ngasih tambahan susu, vitamin, memandikan, kalau staf hanya ngasih makan dan bersihkan kandang," ujarnya.
Menurut Rina, saat ini tempat penampungan satwa Ragunan sudah tidak menerima anjing dan kucing baru dikarenakan kondisi tempat penampungan yang sudah melebihi kapasitas. Selain menampung hewan-hewan terlantar, PPS Ragunan juga menyediakan jasa penitipan, pengadopsian, dan penyerahan hewan.
Di sini juga terdapat klinik hewan, jasa mandi sehat, hingga kremasi dan penguburan bagi hewan yang mati meski proses kremasi hewan sendiri banyak ditentang oleh kelompok penyayang binatang karena dianggap terlalu kejam. Jasa penitipan hewan di Pondok Pengayoman Satwa Ragunan saat menjelang musim liburan atau mudik lebaran biasanya kebanjiran order jasa penitipan hewan.
"Biasanya pemudik yang hendak menitipkan hewan peliharaan perlu melakukan pemesanan tempat dulu, masuknya nanti pas mereka mudik, kalau tidak pesan dulu bisa-bisa penuh enggak dapat tempat," ujar Suwadi, seorang staf Pondok Pengayoman Satwa Ragunan, sembari penunjukan daftar pemesanan tempat penitipan hewan pemudik yang sudah hampir terisi penuh.
Hewan peliharaan yang dititipkan di tempat ini juga hanya dikhususkan untuk jenis anjing dan kucing. "Kalau musim mudik anjing sampai 30-50, kalau kucing sampai 40-50," tambahnya.
Harga yang diterapkan untuk kucing sebesar Rp60.000 per ekor per hari. Sementara untuk anjing bervariasi antara Rp60.000-Rp108.000 per hari, tergantung berat badan. "Kapasitas penampungan untuk anjing ada 40 kamar dan 16 kerangkeng sedangkan untuk kucing itu ada 14 kamar dan 24 kerangkeng," jelas Suwadi.
Ada beberapa syarat yang dikenakan bagi hewan peliharaan yang hendak dititipkan, diantaranya, hewan harus sudah divaksin lengkap dan tidak dalam kondisi menyusui atau bunting. "Di sini enak ada dokternya, jadi kita enggak khawatir kalau nitipin hewan di sini, dokternya standby," kata seorang bapak yang hendak menitipkan hewan peliharaannya.
Sementara itu, Deny (49), seorang staf perawat binatang di Pondok Pengayoman Satwa Ragunan, mengatakan tidak ada kesulitan merawat hewan peliharaan yang dititipkan di tempat ini. "Kalau kucing atau anjing bisa di-handle, enggak stres, enggak galak, kita enak ngerawat-nya, biasanya stres karena pindah tempat sama denger suara gonggongan anjing. Kucing lebih gampang stres dbanding anjing," jelas Deny. (Edy Susanto/Gresnews.com)
