'Saya Masih Perawan'
"Saya masih perawan, saya tidak pernah bergaul dengan lelaki lain."
JAKARTA - Mantan istri Bupati Garut, Fany Octora, menepis tuduhan mantan suaminya, Bupati Garut, Aceng Fikri, yang mengatakan tidak perawan ketika menikah. Fany baru lulus dari salah satu SMA di Sukabumi pada 2012. Dia dinikahi Bupati Aceng pada 16 Juli 2012 di rumah pribadinya di Copong, Garut.
"Saya masih perawan, saya tidak pernah bergaul dengan lelaki lain," ujat Fany ketika diminta komentarnya tentang tuduhan Aceng, Senin (3/12).
Ia menceritakan kronologi pertemuan dengan bupati. Pada awalnya ia mendapat kabar dari seorang ustad bahwa Bupati Garut sedang mencari istri dari kalangan pesantren. Pamannya, salah satu pemimpin pondok pesantren di Limbangan, Garut, kemudian mendekatkan keduanya. "Saya juga sempat dipertemukan dengan utusan Pak Bupati. Saat itu diceritakan bahwa Pak Bupati mencari istri dan ingin mengajak umrah ke Mekah. Sebelum umrah, dihalalkan dulu," jelasnya.
Setelah perkenalan singkat, keduanya menikah disaksikan keluarga masing-masing. Salah satu pertimbangannya menikah dengan Aceng adalah agar dapat melanjutkan kuliah kebidanan. Kenyataannya, menurut Fanny, dirinya tiba-tiba ditalak tiga melalui SMS empat hari kemudian. Alasannya dia sudah tidak perawan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Fany mengadukan mantan suaminya tersebut karena dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan penipuan. "Kami datang ke Mabes Polri siang ini untuk melaporkan Bupati Garut. Karena diduga melakukan KDRT," kata Dany Saliswijaya, kuasa hukum Fany. "Kekerasan karena Fany pernah disekap tidak boleh keluar rumah. Bahkan keluarganya yang mau ambil baru bisa empat hari mengeluarkannya."
