Hindari dokter, mari makan apel setiap hari

Ungkapan sebuah apel sehari dapat membuat dokter pergi dari kehidupan anda pada mulanya hanya slogan para petani di Amerika Serikat awal abad ke-20.

Post Image
Ilustrasi (Foto:indonesia.cri.cn)

UNGKAPAN sebuah apel sehari dapat membuat dokter pergi dari kehidupan anda pada mulanya hanya slogan para petani di Amerika Serikat awal abad ke-20.

Saat itu, sari apel kerap dipromosikan untuk dikonsumsi rutin oleh masyarakat. Namun, setelah minuman seperti itu sempat dilarang, para pertani lantas mempromosikan apel dengan cara dimakan sebagai penggantinya. Seberapa jauh kebenaran pepatah lama itu?

"Apel merupakan sumber serat yang baik," kata penulis makanan sehat Hattie Ellis, seperti dikutip dari dailymail.co.uk, Minggu (29/4).

Ada dua jenis serat dalam apel. Pertama tidak larut, yang sering disebut sebagai serat yang meningkatkan sebagian besar kotoran dan pada akhirnya merangsang kontraksi usus dan menjaga perut bergerak teratur.

Tipe kedua, serat larut dalam apel yang membentuk gel kental. Zat itu membantu makanan bergerak sepanjang usus hingga berfungsi menurunkan kolesterol. "Gel ini memperlambat tingkat di mana gula memasuki aliran darah, menjaga tingkat energi tetap," ujar Ellis.

Dijelaskan dia, Departemen Kesehatan Amerika Serikat sudah merekomendasikan agar orang dewasa mengonsumsi 18 gram serat per hari. Sementara buah apel ukuran sedang, menyedikan sekitar 3 gram serat.

"Mirip semangkuk beras merah. Beberapa studi merekomendasikan makan dua kali sehari untuk mendapatkan dosis menguntungkan," ucapnya.

Dengan menekan asupan serat harian yang direkomendasikan, kita dapat menurunkan risiko kanker. Pencegahan ini lebih efektif dibandingkan diet 80 gram daging per hari.

Menurut Ellis, anda dapat minum kebaikan dalam apel serta memakannya. Namun, jus tidak mengubah kandungan vitamin secara dramatis, meskipun akan kehilangan banyak serat.