TNI mutasi 40 Perwira Tinggi
TNI melakukan mutasi jabatan terhadap 40 perwira tinggi (Pati), terdiri dari tujuh Pati di jajaran Mabes TNI, 11 Pati di TNI Angkatan Darat, tiga orang Pati di TNI Angkatan Laut, lima Pati di TNI Angkatan Udara, tujuh Pati di Kementerian Pertahanan, empat orang di Badan Intelijen Negara (BIN), serta masing-masing satu orang Pati di jajaran Lemhannas, Lemsanneg, dan Wantannas.
Jakarta - TNI melakukan mutasi jabatan terhadap 40 perwira tinggi (Pati), terdiri dari tujuh Pati di jajaran Mabes TNI, 11 Pati di TNI Angkatan Darat, tiga orang Pati di TNI Angkatan Laut, lima Pati di TNI Angkatan Udara, tujuh Pati di Kementerian Pertahanan, empat orang di Badan Intelijen Negara (BIN), serta masing-masing satu orang Pati di jajaran Lemhannas, Lemsanneg, dan Wantannas.
Mutasi ini berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/940/XII/ 2011 tanggal 23 Desember 2011, tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI. "Kebijakan ini dalam rangka pembinaan organisasi TNI guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang sangat dinamis dan semakin berat di masa mendatang," papar Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Cpl Minulyo Suprapto, dalam siaran pers yang diterima gresnews.com, Rabu (28/12).
Dalam mutasi itu tercatat 18 Pati mutasi antarjabatan dalam pangkat yang sama. Mereka antara lain, Marsda TNI Ma’roef Sjamsoeddin, dari Sahli Ka BIN Bidang Hankam menjadi Waka BIN, Brigjen TNI Erro Kusnara dari Kabinda Sulteng BIN menjadi Kabinda Jateng, Laksma TNI Ir. Antonius Djonie Gallaran, dari Kapusada Baranahan Kemhan RI menjadi Ses Baranahan Kemhan RI dan Laksma TNI Zufri Zaenal Abidin dari Dirdalprogar Ditjen Renhan Kemhan RI menjadi Ses Ditjen Renhan Kemhan RI.
Selanjutnya, Marsma TNI dr. Bambang Yudadi, dari Kalakespra Saryanto menjadi Kadiskesau, Laksma TNI I.G. Putu Wijamahadi, dari Dirmatdik Debid. Dik. Pim. Tk. Nasional Lemhannas RI menjadi Danpusdikma Kodiklat TNI dan Brigjen TNI Dwi Soerastyo, dari Bandep Renkon Depolstra Setjen Wantannas menjadi Pati Ahli Kasad Bid. Hukum dan Brigjen TNI Sudirman Kadir dari Waasops Kasad menjadi Kasdam III/Slw.
Sebanyak 15 Pati yang mendapat promosi jabatan, antara lain Brigjen TNI Ngakan Gede Sugiartha Garjitha, dari Kabinda Jateng BIN menjadi Sahli Ka BIN Bid. Hukum, Marsma TNI dr. Maryunani dari Kadiskesau menjadi Kapuskes TNI, Laksma TNI Amri Husaini dari Danpusdikma Kodiklat TNI menjadi Deputi Bid. Koordinasi Pertahanan Negara Kemenko Polhukam RI, Laksma TNI Freddy Rudolf Dicky Egam dari Dansatinteltek Bais TNI menjadi Deputi Bid. Pam Persandian Lemsanneg dan Kolonel Kav Muhamad Thamrin Marzuki dari Pamen Denma Mabesad menjadi Kabinda Sulteng BIN.
Berikutnya, Kolonel Tek Asep Sumaruddin, dari Kabid Matra Udara Pusada Baranahan Kemhan RI menjadi Kapusada Baranahan Kemhan RI, Kolonel Kes dr. Agustinus Hari dari Sesdiskesau menjadi Kalakespra Saryanto, Kolonel Lek Prakoso dari Kadislisapen Puspen TNI menjadi Asdep Koord. Telekomunikasi dan Informatika Kemenko Polhukam RI, Kolonel laut (E) Sudarsono Suratman dari Paban Utama C-2 Dit C Bais TNI menjadi Dansatinteltek Bais TNI dan Kolonel Inf I Made Agra Sudiantara dari Pamen Denma Mabesad menjadi Waasops Kasad.
Adapun tujuh Pati dalam rangka pensiun diantaranya Mayjen TNI Amril Amir, dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI, Mayjen TNI Mochamad Sochib, dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD, Brigjen TNI H. Richard Hutadjulu, dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD dan Laksma TNI Moch. Djunaedi, dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL.
