Bagaimana mungkin kredit Rp600 miliar bisa cair… hanya dari tumpukan invoice?”
KoinWorks dulu dipuji sebagai wajah masa depan finansial Indonesia. Teknologi cepat. Sistem digital. Solusi modern. Tapi sekarang, tiga petingginya justru ditahan Kejati Jakarta dalam dugaan korupsi pembiayaan bank persero.
Konfliknya mulai terkuak perlahan. Invoice diduga dimanipulasi. Agunan dibuat terlihat aman. Analisa kelayakan diduga dilompati. Bahkan sebagian kredit disebut tanpa perlindungan asuransi.
Uangnya terus mengalir. Cepat. Besar. Nyaris tanpa hambatan.
Di ruang penyidikan, nama demi nama mulai diperiksa. Bukan cuma dari pihak fintech. Penyidik juga mendalami dugaan keterlibatan orang dalam bank dan para penerima kredit. Karena permainan sebesar ini hampir mustahil berjalan sendirian.
Lalu yang bikin publik terpaku. Ternyata masalahnya mungkin bukan pada teknologi, bukan juga pada sistem digital. Tapi pada manusia yang tahu cara memakai teknologi untuk membuat kebohongan terlihat sah di mata hukum.
