BPOM temukan 22 merek kopi berbahan kimia
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan sejumlah produk kopi mengandung bahan kimia berbahaya yakni sildenafil dan tadalafil. Kedua bahan kimia tersebut biasa digunakan untuk obat disfungsi ereksi.
Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan sejumlah produk kopi mengandung bahan kimia berbahaya yakni sildenafil dan tadalafil. Kedua bahan kimia tersebut biasa digunakan untuk obat disfungsi ereksi.
"Berdasarkan temuan ada sejumlah produk kopi yang mengandung bahan kimia berbahaya," ujar Kepala BPOM, Kustantinah, di Jakarta, Jumat (25/11).
Kustantinah menyebutkan, dari 56 sampel kopi yang diperoleh dari sejumlah daerah, sebanyak 22 merek kopi terbukti mengandung bahan kimia berbahaya. "Sebanyak 22 produk kopi mengandung sildenafil dan tadalafil yang biasa digunakan mengobati disfungsi ereksi," ucap Kustantinah.
Sesuai pengujian, apabila produk kopi dalam kemasan itu dikonsumsi secara berlebihan akan menimbulkan sakit kepala, muka merah, pusing, mual, nyeri perut, gangguan penglihatan, nyeri dada, denyut jantung cepat, kehilangan potensi seks secara permanen, hingga menyebabkan kematian. "Pada prinsipnya, penambahan bahan kimia obat (BKO) dalam pangan dilarang. Kami peringatkan masyarakat tidak mengonsumsi kopi yang mengandung bahan kimia obat," tukas Kustantinah, seperti dikutip laman beritajakarta.com.
Berikut 22 produk kopi berbahaya tersebut:
1. Sa Kao 3 in 1 Kopi mix plus ekstra jahe.
2. 39 Sa Kao Kopi mix gingseng Korea 3 in 1
3. Bel- bel kopi susu extra
4. Black Borneo Platinum Coffee
5. Dream coffee
6. Dynamic coffee
7. Golden Life
8. Good coffee premium
9. Herba Max coffee
10. Jahe Mix Barokah SP
11. Jomoon Isntan coffee
12. Joss-Fly coffee plus panax gingseng
13. Kopi Cleng-sehat, nikmat, berstamina
14. Kopi KPH / kopi kuat
15. Kopi Mahabbah
16. Kopi Pasutri
17. Kopi Strong 234
18. Maca-Tekh
19. Matador coffee
20. Mawaddah coffee
21. On Coffee
22. Premium Energy Coffee
