4 pesepakbola DKI bertekad berlatih di Arsenal

Dirinya yakin, kegiatan ini dapat menghasilkan pemain masa depan terbaik, karena dari segi fisik dan kemampuan cukup menunjang.

Post Image
Seleksi Tunas Garuda (Foto:beritajakarta.com)

Jakarta - Setelah melalui seleksi ketat yang digelar selama dua hari, akhirnya empat pesepakbola cilik terpilih mewakili DKI Jakarta untuk mengikuti seleksi tingkat nasional dalam ajang Sepakbola Tunas Garuda. Keempat pesepakbola cilik ini nantinya akan bersaing dengan peserta dari delapan kota besar lainnya untuk berlatih di klub Arsenal yang bermarkas di London, Inggris.

Keempatnya yakni, Ade Edo Kurnia (14), Steven Raul Abby Soekarno (16), Muhamad Syarga (16) dan Muhamad Mulyarman (14). Mereka berhasil menyingkirkan 11 kontestan terbaik yang juga telah diseleksi sebelumnya.

“Mudah-mudahan saya terpilih saat seleksi tingkat nasional nanti, dan bisa mewakili peserta asal DKI Jakarta untuk berlatih dan bertanding bersama Arsenal,” ujar Ade Edo Kurnia, usai terpilih menjadi satu dari empat pesepakbola perwakilan DKI Jakarta saat penutupan seleksi Tunas Garuda di DKI Jakarta yang berlangsung di Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Minggu (17/7).

Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengatakan, penyelenggaraan Tunas Garuda merupakan seleksi pencarian bibit pesepakbola pada kelompok usia 14-16 tahun dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Dikatakannya, kegiatan ini sendiri dimulai sejak 20 Mei lalu dan diselenggarakan di sembilan kota besar yaitu Jakarta, Bandung, Palembang, Makasar, Jayapura, Semarang, Malang, Medan, dan Balikpapan.

Fauzi Bowo berharap, usai seleksi pencarian atlet ini dapat mempererat hubungan antar peserta, serta dapat memupuk kebersamaan dalam kestuan atau kesebelasan yang terpadu. "Kepada peserta yang belum berhasil, jangan berkecil hati, tapi tetap berusaha dan hasil hari ini dapat dijadikan cambuk untuk lebih giat mempersiapkan diri, karena masih ada seleksi lain yang menanti untuk menunjukkan kemampuan," ujar Fauzi Bowo, seperti yang dikutip dari laman beritajakarta.com, Minggu (17/7).

Dirinya yakin, kegiatan ini dapat menghasilkan pemain masa depan terbaik, karena dari segi fisik dan kemampuan cukup menunjang.

Menurutnya, untuk membentuk dan menciptakan atlet yang handal harus dimulai dari bawah dan dilakukan sejak dini, serta dengan program yang terpadu. "Sepakbola adalah olahraga rakyat. Potensi yang dimiliki sudah ada, tinggal sistemnya saja yang diprogram secara profesional," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Juri, Jules Denis Onana, yang juga mantan pemain Timnas Kamerun era 90-an, mengatakan, jumlah peserta yang mengikuti seleksi di Jakarta ada sebanyak 1.250 orang. Jumlah ini merupakan terbanyak kedua setelah Kota Malang.

Dijelaskannya, para pemain yang terpilih nantinya akan mendapatkan pembekalan bersama 4 orang wakil dari 8 kota lainnya. Seleksi tingkat nasional sendiri akan berlangsung di Jakarta pada 18 September hingga 1 Oktober mendatang.

Dari 36 peserta seleksi nasional itu, akan disaring lagi menjadi 18 orang yang akan mendapatkan pelatihan sepakbola, serta mendapatkan pengalaman berlatih dan bertanding di klub asuhan Arsene Wenger tersebut.

(feb)