Kajian UGM: 311 Ucapan Tak Pantas Prabowo Selama 2 Tahun Menjabat!

Hampir satu insiden tiap seribu kata—begitu pola yang ditemukan peneliti dalam pidato presiden selama dua tahun terakhir.

Kelompok studi Electoral Politics and Public Opinion Studies (EPPOS) di bawah PolGov Universitas Gadjah Mada merilis kajian "Dua Tahun di Podium", Senin 26 oktober, menganalisis 166 pidato publik Presiden Prabowo Subianto sepanjang Oktober 2024-Oktober 2026.

Hasilnya: 311 insiden ucapan dikategorikan kurang pantas hingga sangat tidak pantas, meningkat dari 105 insiden tahun pertama jadi 206 tahun kedua.

Koordinator EPPOS, Arya Budi, menyoroti pola antagonisme yang menguat—istilah seperti "antek asing" kerap muncul, membenturkan presiden dengan kelompok pengkritik termasuk wartawan dan LSM.

Yang mengejutkan: 71 persen insiden ini justru terjadi di acara kenegaraan resmi yang disiarkan kanal pemerintah sendiri—bukan di momen spontan tak terduga.

Durasi pidato boleh makin panjang, tapi panjangnya bicara ternyata tak selalu berbanding lurus dengan kepercayaan publik yang didapat.