Montir Miskin Tiba-Tiba Ditagih Pajak McLaren Rp137 Juta, Begini Modusnya!

Gajinya pas-pasan sebagai montir bengkel. Tapi namanya tiba-tiba tercatat sebagai pemilik mobil sport seharga Rp4,5 miliar.

Yudariansyah, montir bengkel motor di Kecamatan Pinang, Tangerang, didatangi petugas Samsat Ciledug, Jumat 23 oktober, menagih tunggakan pajak McLaren 570S AT senilai Rp137,4 juta.

Ia membantah keras pernah memiliki mobil itu. Dinas Sosial Kota Tangerang turun memverifikasi dan memastikan Yuda masuk kategori warga kurang mampu, bukan pemilik aset mewah.

Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, menduga identitasnya dipakai untuk menghindari pajak progresif kendaraan—modus yang disebutnya "mengelabui negara".

Yang bikin geleng kepala: sampai sekarang, pemilik asli McLaren itu belum juga ditemukan—sementara namanya yang sudah terlanjur dicatut hampir setahun menanggung tagihan ratusan juta.

Kejahatan paling licik ternyata bukan selalu mencuri uang orang, tapi mencuri nama seseorang untuk menyembunyikan kekayaan yang sebenarnya.