Lebih dari lima puluh tiga ribu anak keracunan. Tapi datanya disembunyikan negara sendiri.
Koalisi masyarakat sipil MBG Watch mendesak Badan Gizi Nasional membuka data lengkap korban keracunan program Makan Bergizi Gratis. Data surveilans Kementerian Kesehatan mencatat 560 insiden di 245 kabupaten/kota, tersebar di 36 provinsi.
LBH Medan sampai membuka posko pengaduan karena kasus terus berulang. Kepala BGN Sudaryono mengaku 80 sampai 90 persen kasus disebabkan pelanggaran SOP dapur SPPG. Tapi hingga kini, tak satu pun kasus keracunan MBG berujung hukuman.
Anggaran program ini tembus Rp229 triliun setahun — lebih besar dari nyawa anak yang mau dilindunginya.
Program ini katanya soal gizi. Tapi yang paling lapar justru kejujuran datanya.
