Skandal BTN & Citra Swarna Group: Limit Rp190 Miliar Membengkak Rp2,29 Triliun!

Bagaimana bisa fasilitas kredit Bank BTN berlimit awal Rp190 miliar untuk Citra Swarna Group membengkak gila-gilaan menjadi Rp2,29 triliun? Apakah ini murni keberhasilan bisnis, atau ada permainan rahasia di balik program Instant Approval?

Sesuai temuan LBH BUMN pimpinan Malvin Barimbing, persetujuan 6.979 unit KPR melesat lebih dari 12 kali lipat dari batas awal. Risalah internal mengungkap fakta miris: 22 debitur pinjam nama, 143 tidak mau bayar, dan 377 unit agunan bahkan belum wujud!

Akibatnya, kredit macet melonjak Rp245 miliar hanya dari dua proyek, yakni Citra Swarna Grande dan Kartika Residence. Potensi kerugian keuangan negara membayangi akibat pengawasan yang abai.

Namun kejanggalannya tak berhenti di situ. Laporan BPK RI justru mencatat potensi kerugian BTN hingga Rp707,18 miliar akibat sertifikat bermasalah. Kini, LBH BUMN mendesak Kejaksaan Agung memeriksa seluruh jajaran direksi kunci BTN yang memuluskan kebijakan ini!