Guru SMA Diduga Jadi "Calo" Rp1,12 Miliar demi Kursi Mahasiswa Unsoed!

Ruang kelas dipakai mengajar murid—atau menjaring korban? Seorang guru SMA di Tasikmalaya diduga jadi calo masuk kampus negeri.

Guru itu diduga koordinator, menghimpun orang tua yang berharap anaknya lolos jalur mandiri Fakultas Kedokteran Unsoed. Uang mengalir deras: Rp1,12 miliar diduga disetor ke Kepala Bagian Akademik Eko Sumanto.

Dari situ, Rektor Prof. Akhmad Sodiq diduga membuka akses kelulusan. Sementara Wakil Rektor Norman Arie Prayogo diduga meminta Rp650 juta lewat perantara Dian Mulia Wardhana dan Adhi Wiharto. Satu jaringan, satu tujuan: kursi kuliah jadi barang dagangan.

Uang hasil dugaan pemerasan itu dibelikan tiga bidang tanah—bukan atas nama Sodiq, tapi atas nama keponakannya sendiri, Mulyono.

Ijazah boleh dipajang megah di ruang tamu, tapi kalau jalan masuknya lewat amplop, gelar itu cuma topeng.