Setengah dari hasil usaha petani, dipotong diam-diam. Bukan untuk koperasi. Tapi untuk membeli sebuah izin.
Di Kuantan Singingi, uang itu terkumpul dari koperasi unit desa dipotong dari sisa hasil usaha para petani, tanpa banyak yang tahu ke mana arahnya. Semua demi satu tujuan: pelepasan kawasan hutan produksi terbatas.
Bupati Suhardiman Amby punya wewenang merekomendasikan. Tapi keputusan akhir ada di tangan Kementerian Kehutanan. 29 Juni, KPK bergerak. Sepuluh orang diamankan dalam OTT ke-14 tahun ini. Bupati dan sekretaris daerahnya sempat kabur, lalu menyerahkan diri di bandara.
Tapi penyidik menemukan satu pertemuan yang belum terjawab — 2 Juni, di kantor Kementerian, antara Bupati dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni sendiri. KPK kini membuka satu kemungkinan: memanggilnya.
