Saat bom berhenti jatuh, banyak orang mengira perang selesai. Mereka salah. Kini yang datang bukan serangan tapi tagihan. Sejumlah negara Arab ramai-ramai menuntut Iran membayar ganti rugi atas kerusakan akibat eskalasi konflik.
Dan ini lebih berbahaya dari kelihatannya. Karena saat perang pindah dari medan tempur ke meja tuntutan, konfliknya bisa lebih panjang. Ini bukan lagi soal misil. Ini perang lewat hukum, tekanan diplomatik, dan perebutan legitimasi. Setiap tuntutan bisa memantik balasan. Setiap balasan bisa memicu krisis baru.
Dunia bicara stabilitas. Tapi yang muncul justru daftar kerusakan. Dan Timur Tengah tahu… sengketa yang dibungkus kompensasi kadang lebih sulit padam daripada perang terbuka.
Ironinya begini ketika semua orang menunggu perdamaian… yang pertama datang justru invoice. Dan kadang, perang tak berakhir ketika senjata diam— ia berlanjut saat tagihan dikirim.
