SOS! Kritik Menu MBG di TikTok Berujung Laporan Polisi

Di Bojonegoro, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjangkau lebih dari 226.000 penerima manfaat, termasuk 207 ribu siswa dari 2.550 sekolah, jadi sorotan tajam. 

Wali murid bernama Putri mengunggah video di TikTok memperlihatkan menu MBG berupa jeruk santang, singkong goreng, dan tahu bakso, sambil memberi kritik soal kualitas dan variasinya. 

Alih-alih diklarifikasi, pemilik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aulia 2 di Desa Sumberagung, Kecamatan Ngraho, melaporkan Putri ke Polres Bojonegoro atas tuduhan pencemaran nama baik. Humas SPPG mengatakan unggahan itu memicu opini publik yang merugikan. 

Kritik terhadap program MBG sendiri bukan tanpa alasan: di berbagai daerah lain, menu MBG pernah dikaitkan dengan keluhan keracunan siswa atau masalah keamanan pangan, sehingga DPRD setempat bahkan mendesak evaluasi menu secara menyeluruh. 

Ketika program pemerintah punya data besar penerima manfaat dan target gizi nasional, kritik masyarakat seharusnya jadi masukan berharga, bukan alasan untuk melapor polisi. Kalau setiap suara yang tidak sejalan dibungkam dengan undang-undang, apa kabar demokrasi dan kontrol sosial yang sejati?