Salah satu sidang kasus dugaan pemerasan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan kembali menyeruak ke publik.
Di mana jaksa sempat mempertanyakan hal yang sama sekali tak biasa: permintaan durian dan sapi kurban harus disampaikan dan diminta kepada seorang direktur di Kemnaker.
Dalam pembacaan bukti WhatsApp, jaksa menyoroti komunikasi soal buah durian yang disebut dikirim untuk tamu dari Jepang, serta permintaan sapi kurban yang diarahkan melalui pejabat tinggi.
Saksi yang diperiksa di Pengadilan Tipikor Jakarta mengaku hanya menjalankan “arah dari atasan”, tanpa tahu alasan kenapa permintaan itu harus lewat direktur bersangkutan.
Kasus ini terkait dugaan pemerasan sertifikasi K3, dengan beberapa pejabat Kemnaker disebut menerima dan bahkan membagi uang hasil pungutan.
Sidang masih berlanjut, dan publik menunggu jawaban atas pertanyaan yang jadi sorotan semua orang: kenapa urusan durian dan sapi kurban sampai harus ‘dilibatkan’ pejabat tinggi?
