Muncul Rumor Tokopedia Gulung Tikar: BPKN Tegaskan Utamakan Hak Konsumen

Isu panas di dunia digital: marketplace besar Tokopedia dirumorkan akan tutup dan beralih ke TikTok Shop, bikin konsumen panik!

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) langsung angkat bicara soal rumor itu. Ketua BPKN Mufti Mubarok menegaskan bahwa perubahan model bisnis—apalagi yang berujung penghapusan layanan berbayar Tokopedia PLUS—tidak boleh merugikan konsumen yang sudah membayar di muka.

Tokopedia PLUS dikenal memberi paket bebas ongkir tanpa batas, pengiriman cepat, dan diskon eksklusif dengan biaya langganan sekitar Rp150–Rp300 ribu per 6 bulan. BPKN mengimbau agar pelanggan simpan bukti pembayaran, dan menuntut opsi refund proporsional atau pengalihan manfaat ke platform lain seperti TikTok Shop dengan fitur setara.

Belum ada pernyataan resmi dari Tokopedia maupun TikTok Shop soal isu ini, namun kekhawatiran konsumen makin nyata di tengah ekosistem e-commerce yang terus berubah cepat. 

Memang penting menjaga hak konsumen — tapi soal rumor marketplace tutup sampai diawasi negara nasional? Ini bukan hanya persoalan refund, ini soal kepercayaan digital di mana konsumen berharap bukan sekadar promo, tapi kepastian layanan jangka panjang.