Iman Rachman, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), resmi mundur dari kursinya setelah pasar modal kita bagai roller-coaster dalam dua hari terakhir. Ia mundurnya sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi pasar yang bikin investor panik.
Berawal dari gejolak pasar yang bikin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami trading halt dua hari berturut-turut. Ketika angka-angka itu turun drastis, para merasa pusing sambil cek notifikasi saham.
Iman dalam pernyataannya berharap pengunduran diri ini jadi mantra jitu agar pasar modal Indonesia bangkit. Bahkan saat pengumuman, IHSG sempat menguat, seolah bilang: “Tenang, boss, kita bisa!” Tapi Iman tetap mantap keluar dengan alasan tanggung jawab.
Gejolak ini tak hanya lokal indeks global juga lagi sensitif gara-gara peringatan dari MSCI soal kemungkinan penurunan status pasar Indonesia jika masalah transparansi tak dibenahi. Ini bikin investor asing lari, sambil berharap IHSG segera naik lagi.
Tumben Ada Pejabat Mundur. Biasanya pejabat cuma ditarik dari kursinya dengan rotasi atau reshuffle. Tapi kali ini? Kapten BEI memilih turun sendiri sebelum kapal karam! Mungkin besok IHSG bangkit 2x lipat, atau investor bingung cari siapa yang harus disalahkan duluan: market sentiment atau keputusan mundur.
